Senin, 19 Desember 2016

Cara Menggunakan Rumus DAN pada Microsoft Excel

AND – Dipakai untuk menggabungkan nilai logika dari beberapa nilai logika menjadi satu nilai logika baru. Hasilnya akan bernilai TRUE bila seluruh logika yang digabungkan bernilai TRUE.
Bentuk penulisannya adalah ” =AND(logika1;logika2;…) ”
Contoh =AND(5>1;3<7) => akan bernilai TRUE


Cara Menggunakan Rumus IF dengan Vlookup Pada Microsoft Excel

Fungsi IF
Salah satu fungsi yang masuk kategori Logika, mempunyai kegunaan mencari  nilai atau data dengan menggunakan syarat-syarat dan pilihan logika.

Adapun sintaks rumus ini adalah

  • =IF(Logical_test;value_if_true;value_if_false)

Keterangan rumus di atas bahwa dalam menggunakan rumus excel IF diperlukan syarat logika, kemudian beberapa pilihan sebagai penguat syarat tersebut.

Pembahasan lebih detail tentang rumus IF 

Fungsi VLOOKUP
Rumus ini berfungsi mencari suatu data atau nilai berdasarkan data pokok atau referensi data tertentu.

Sintaks rumus ini adalah

  • =VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num)

Keterangan rumus tersebut adalah setiap proses penghitungan atau pencarian data harus ada nilai yang di test (lookup_value), kemudian tabel referensi atau sumber pokok dan di tentukan dengan nomor kolom sesuai data yang diolah

Pembahasan lebih jelas tentang rumus VLOOKUP

Dari penjelasan singkat mengenai rumus excel IF dan VLOOKUP secara terpisah-pisah. Pada kesempatan ini kedua rumus tersebut akan digabung dalam melakukan penghitungan atau pencaria suatu data tertentu.

Pertama-tama kita isi dahulu kategori nama barang dengan menggunakan rumus VLOOKUP, yaitu dengan cara

  • Letakkan kursor pada sel D7 pada tabel rekapitulasi
  • Kemudian tulis rumus berikut
  • D7=VLOOKUP(B7;$H$7:$I$11;2) kemudian Enter
  • Setelah hasilnya muncul pada sel D7
  • Silahkan anda salin atau tarik ke bawah sampai semua sel terisi.

Untuk lebih jelas lihat hasil operasi rumus berikut;

Hasil operasi rumus Vlookup

Nama barang sudah muncul sesuai dengan tabel referensi, baik tahun 2011 atau 2012—karena nama kedua kebetulan sama.

Kedua, sekarang kita mau mengisi Harga pada tabel rekapitulasi.
Pada posisi inilah kita menggunakan gabungan rumus IF dan VLOOKUP, mengapa……
Silahkan anda cermati, dan mari kita lanjutkan dengan bentuk penulisan rumus.
  • Letakkan kursor pada sel E7
  • Kemudian tulis rumus sebagai berikut:
  • E7 =IF(C7=2011;(VLOOKUP(B7;$H$7:$J$11;3));VLOOKUP(B7;$H$15:$J$19;3))

Untuk  lebih jelas lihat hasil operasi rumus berikut;

Hasil penggabungan rumus IF dan Vlookup

Cara Menggunakan Rumus Vlookup pada Microsoft Excel


Cara menggunakan rumus vlookup dan hlookup 
Fungsi VLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format vertikal. Bentuk penulisan fungsinya =VLOOKUP(lookup_value, tabel_array, col_index_num) atau bisa juga dibaca =VLOOKUP(Nilai Kunci, letak table, nomor kolom). Sedangkan fungsi HLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format horizontal. Bentuk penulisan fungsinya =HLOOKUP(lookup_value, tabel_array, row_index_num) atau bisa juga dibaca =HLOOKUP(nilai kunci, letak table, nomor baris).
Contoh Soal VLOOKUP dan HLOOKUP
Bukalah ms. office excel anda lalu ketikkan soal di bawah ini :


Melihat contoh soal di atas, yang harus anda isikan adalah menghitung gaji pokok, tunjangan, transportasi, total gaji, pajak, gaji bersih dan total.

1. Menghitung Gaji pokok
Untuk menghitung gaji pokok gunakan fungsi vlookup di sel D5. Setelah mengisi formula disel D5, copy formula atau drag hingga sel D9. Bentuk penulisan fungsinya sama dengan yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu, =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num).
Yang perlu anda ketahui lookup_value, diisi dengan nilai sebagai dasar (nilai kunci) pembacaan tabel data. Table_array merupakan range data yang disusun tegak atau vertikal yang berfungsi sebagai tabel bantu yang akan dibaca. Col_index_num, nomor urut kolom untuk pembacaan tabel yang dimulai dari kolom paling kiri.
Catatan: karena posisi “tabel gaji” yang akan dibaca diposisinya tetap, untuk menghindari kesalahan pada saat copy formula atau drag tambahkan $, untuk mengabsolutkan sel/range. Proses pengerjaannya bisa anda lihat seperti gambar di bawah ini :


2. Menghitung Tunjangan
Untuk menghitung tunjangan gunakan fungsi VLOOKUP di sel E5. Setelah mengisi formula di sel E5, copy formula atau drag hingga sel E9. Seperti gambar di bawah ini:


. Menghitung transportasi
Gunakan fungsi VLOOKUP di sel F5. Setelah mengisi formula di sel F5, copy formula atau drag hingga sel F9. Lihat gambar di bawah ini, untuk hasilnya:


4. Menghitung total gaji
Untuk menghitung total gaji gunakan fungsi SUM. Setelah mengisi formula di sel G5, copy formula atau drag hingga sel F9. Atau bisa juga dengan langsung menjumlahkannya di sel G5 menjadi seperti ini: =D5+E5+F5, kemudian copy ke bawah.

5. Menghitung Pajak
Untuk menghitung pajak gunakan fungsi HLOOKUP di sel H5, copy formula atau drag hingga sel H9. Seperti gambar di bawah ini.


6. Menghitung Gaji Bersih
Gunakan fungi SUM di sel i5 seperti ini =sum(G5-H5), copy formula atau drag hingga sel I9. Atau anda juga bisa gunakan perintah =G5-H5, kemudian copy atau drag ke bawah sampai sel I9.
Perintah terakhir adalah menghitung “total” masing-masing bagian yang telah Anda kerjakan sebelumnya, dengan menggunakan fungsi SUM di sel D10, copy formula atau drag ke samping kanan sampai ke I10. Hasil akhir semua pengerjaan di atas, bisa di lihat seperti gambar di bawah ini:



Cara Menggunakan Rumus IF dengan Left, Mid, dan Right


Pertama, buatlah tabel seperti gambar dibawah ini:
Ketentuan :
1.    Kode tiket ML Keberangkatan Malam
2.    Kode tiket SG Keberangkatan Siang
3.    Kode tiket PG Keberangkatan Pagi
4.    Kode tiket EKO Jenis tiket Ekonomi
5.    Kode tiket BIS Jenis tiket Bisnis
6.    Kode tiket EKS Jenis tiket Eksekutif
7.    Harga tiket Ekonomi Rp. 250.000
8.    Harga tiket Bisnis Rp. 300.000
9.    Harga tiket Eksekutif Rp. 350.000
Jawaban :
Langkah pertama :
Isilah jenis tiket dengan menggunakan fungsi RIGHT untuk mengambil tiga karakter disebelah kanan kode tiket, kemudian tambahkan dengan fungsi IF untuk menentukan jenis tiket berdasarkan kode tiket.
=IF(RIGHT(B4;3)=”EKO”;”Ekonomi”;IF(RIGHT(B4;3)=”BIS”;”Bisnis”;”Eksekutif”))
“Jika tiga huruf dari kanan adalah EKO maka jawabannya adalah Ekonomi, jika tidak (gunakan if kembali) Jika tiga huruf dari kanan adalah BIS maka jawabannya adalah Bisnis, jika tidak maka jawabannya adalah Eksekutif.”
Langkah kedua :
Isilah harga dengan menggunakan fungsi RIGHT untuk mengambil tiga karakter disebelah kanan kode tiket, kemudian tambahkan dengan fungsi IF untuk menentukan harga tiket berdasarkan kode tiket.
=IF(RIGHT(B4;3)=”EKO”;250000;IF(RIGHT(B4;3)=”BIS”;300000;350000))
“Jika tiga huruf dari kanan adalah EKO maka jawabannya adalah 250000, jika tidak (gunakan if kembali) Jika tiga huruf dari kanan adalah BIS maka jawabannya adalah 300000, jika tidak maka jawabannya adalah 350000.” 
Langkah ketiga :
Isilah harga dengan menggunakan fungsi MID untuk mengambil dua karakter ditengah kode tiket dimulai dari karakter ke 4, kemudian tambahkan dengan fungsi IF untuk menentukan waktu keberangkatan berdasarkan kode tiket.
=IF(MID(B4;4;2)=”ML”;”Malam”;IF(MID(B4;4;2)=”SG”;”Siang”;”Pagi”))
“Jika dua huruf ditengah adalah ML maka jawabannya adalah malam, jika tidak (gunakan if kembali) Jika dua huruf ditengah adalah SG maka jawabannya adalah siang, jika tidak maka jawabannya adalah pagi.”
Hasilnya adalah :




Cara Menggunakan Rumus Left, Mid, Right Pada Microsoft W

Cara menggunakan left, mid, right pada ms excel

LEFT, MID serta RIGHT pada Microsoft Excel dapat dimanfaatkan untuk mengambil beberapa karakter teks yang terdapat pada program tersebut, mulai dari arah kiri, kanan maupun tengah. Berikut adalah penjelasan singkatnya:
1.    Fungsi rumus LEFT pada Excel
Sintaks pada rumus ini adalah LEFT(teks, [num_chars] yang memiliki arti bahwa:
§  Teks adalah string yang akan diekstrak atau diambil
§  Num-chars merupakan jumlah dari karakter yang akan diekstrak atau diambil dari kiri yang nilainya lebih besar besar dari nol sehingga jika tidak diisi maka akan secara otomatis dianggap bernilai 1 atau karakter pertama.
Contoh kasus pemakaian fungsi LEFT:
Untuk dapat mengambil kata ataupun karakter dari kiri memakai rumus ini. Anda dapat memperhatikan gambar yang kami berikan di bawah ini:
§  Kolom dengan huruf A adalah string teks contoh data yang akan diambil karakternya dengan memakai fungsi LEFT.
§  Kolom B adalah contoh dari hasil data dari penggunaan fungsi LEFT
§  Kolom dengan huruf C merupakan contoh dari formula yang dipakai pada kolom B
1.    Pada cell B2 dengan menggunakan formula =LEFT(A2) : string teks pada cell A2 akan kembali dari sebelah kiri sebanyak 1 kali karena Num_chars pada formula ini ridak diisi yang secara default berarti memiliki nilai 1.
2.    Pada cell B3 dengan menggunakan formula =LEFT(A3,5) : string teks pada cell A3 akan kembali dari kiri sebanyak 5 karakter.
3.    Pada cell B4 dengan menggunakan formula =LEFT(A4,8) : string teks pada cell A4 akan kembali dari kiri sebanyakl 8 karakter. Dikarenakan pada string teks ada spasi maka 1 spasi tersebut terhitung sebagai satu karakter.
2.    Fungsi Rumus MID pada Excel
Rumus MID yang ada pada Microsoft Excel adalah untuk m,engambil beberapa karakter teks yang ada pada Excel dimulai dari tengah. Sintaksnya adalah MID(text, start_num, num_chars) yang memiliki arti:
§  Text adalah string yang akan diambil atau diekstrak
§  Start_num adalah tempat dimulainya pengambilan string atau karakter
§  Num-chars merupakan jumlah dari karakter yang akan dikembalikan atau diekstrak
Contoh penggunaan fungsi MID pada Microsoft Excel:

1.    Pada cell B2 dengan menggunakan formula =MID(A2,1,5)
Fungsi ini akan mengembalikan string teks yang terdapat pada cell A2 dimulai dari karakter pertama dengan jumlah 5 karakter
2.    Pada cell B3 dengan menggunakan formula MID(A3,4,4)
Fungsi ini akan mengembalikan teks yang ada pada cell A3 dimulai dari karakter keempat dari kiri sebanyak 4 karakter. Dikarenakan terdapat spasi, maka spasi juga akan secara otomatis dihitung sebagai 1 karakter.
3.    Pada cell B4 dengan menggunakan formula =MID(A4,9,4)
Fungsi ini akan mengembalikan string teks yang ada pada cell A4 dimulai dari sembilan karakter dari kiri sebanyak 4 karakter. Spasi yang terdapat pada H dan I dihitung sebagai dua spasi.
3.    Fungsi Rumus RIGHT pada Excel
Kebailkan dari LEFT, fungsi RIGHT yang ada pada Microsoft Excel berfungsi untuk mengembalikan karakter dimulai dari kanan berdasarkan atas jumlah karakter yang ditentukan. Sintaks fungsi RIGHT adalah RIGHT(text,[num_chars]) yang berarti:
§  Text adalah string yang akan diekstrak atau diambil
§  Num-chars merupakan jumlah dari karakter yang akan diekstrak atau diambil dari kanan yang nilainya lebih dari nol sehingga apabila tidak diisi akan secara otomatis dianggap sebagai karakter pertama dari kanan atau memiliki nilai 1.
Berikut adalah contoh pemakaian fungsi RIGHT pada Microsoft Excel:
1.    Pada cell B2 dengan menggunakan formula =RIGHT(A2)
String teks pada cell A2 akan kembali sebanyak 1 karena num-chars [ada formula ini tidak diisi yang berarti bahwa secara default akan memiliki nilai 1.
2.    Pada cell B3 dengan menggunakan formula =RIGHT(A3,4)
String teks pada cell A4 akan kembali sebanyak 4 karakter.

3.    Pada cell B4 dengan menggunakan formula =RIGHT(A4,10)

Cara Membuat Rumus IF Pada Microsoft Exce




Cara menggunakan rumus if pada ms excel

Rumus IF merupakan salah satu fungsi paling umum yang digunakan dalam Microsoft Excel. Fungsi IF atau yang juga bisa diartikan “jika”, digunakan untuk mengecek suatu kondisi. Apabila kondisi terpenuhi maka fungsi akan mengambil suatu nilai, dan sebaliknya apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka akan diambil nilai yang lain. dengan kata lain, fungsi IF disebut fungsi syarat. Jika suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi.
Sintaks Dasar Fungsi Rumus IF
IF(logical_test_value,value_if_true,value_if_false)
Keterangan:
§  logical_test_value : kondisi logika atau syarat yang akan mengembalikan nilai benar atau salah.
Misalnya: A2>B2, A2<=B2, dll.
§  value_if_true : nilai yang diberikan apabila kondisi di atas benar
§  value_if_false : nilai yang diberikan apabila kondisi di atas salah
Ada beberapa jenis penerapan fungsi IF pada Microsoft Office Excel, di antaranya:
§  Fungsi IF dengan satu test logika atau IF tunggal, digunakan apabila hanya ada satu syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar. Bentuk penulisannya sederhana yaitu:
=IF(syarat,”nilai_benar”,”nilai_salah”)
§  Fungsi IF dengan dua test logika, digunakan apabila ada dua syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar. IF seperti ini biasanya dikembangkan dengan salah satu fungsi AND atau OR.
–        Fungsi AND digunakan apabila kedua syarat merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya:
=IF(AND(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
–        Fungsi OR digunakan apabila salah satu syarat adalah merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya:
=IF(OR(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
§  Fungsi IF bercabang, digunakan apabila terdapat banyak tingkat pengujian test atau syarat. Bentuk penulisannya:
=IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,…)))
Langkah-langkah penulisan fungsi IF:
§  Klik pada sel yang akan diisi
§  Awali penulisan rumus dengan tanda sama dengan (=)
§  Ketik kata IF
§  Lanjutkan dengan tanda kurung
§  Masukkan logical test atau syarat yang dapat berupa nilai suatu cell atau bisa berupa formula
§  Beri tanda koma (,) atau titik koma (;) untuk memisahkan antara logical_test, value_if_true dan value_if_false
§  Masukkan value_if_true yang artinya apabila logical_test benar maka teks ini yang akan dihasilkan
§  Masukkan value_if_false yang artinya apabila logical_test salah maka teks ini yang akan dihasilkan
§  Beri tanda petik(“ “) pada statement yang berupa kalimat
§  Jangan lupa untuk mengakhiri rumus dengan tanda tutup
§  Tekan enter dan copy formula-nya ke sel di bawahnya
Tips Menggunakan Fungsi IF dalam Excel
§  Jumlah fungsi IF yang diperbolehkan untuk dipakai dalam sebuah formula yang menggunakan IF bersarang () adalah maksimal 64.
§  Untuk mendapatkan nilai dari hasil perbandingan, alternatif selain menggunakan fungsi IF() yang begitu banyak adalah menggunakan fungsi lainnya seperti fungsi VLOOKUP, HLOOKUP, LOOKUP atau CHOOSE.
§  Untuk mendapatkan hasil dengan berdasarkan data teks atau bilangan tertentu maka pertimbangkan untuk menggunakan fungsi-fungsi pendukung lainnya seperti COUNTIF, COUNTIFS, SUMIF and SUMIFS.
Ada banyak fungsi yang digunakan dalam Microsoft Excel sebagai penunjang sistem pendataan dan pembukuan organisasi. Salah satu yang paling umum adalah rumus IF yang merupakan fungsi logika dimana suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat tersebut terpenuhi, sebaliknya akan bernilai salah apabila syaratnya tidak terpenuhi.
Contoh Penggunaan Rumus IF
Sebagai salah satu rumus excel lengkap yang disediakan oleh Microsoft Excel, fungsi logika dengan memakai rumus IF bisa digunakan dengan 2 model, yaitu if tunggal dan if ganda.
IF Tunggal
Misalnya dalam kasus penentuan apakah seorang siswa lulus ujian TIK atau tidak. Syarat kelulusan yaitu nilai kurang dari 75 maka harus remidi dan apabila mendapatkan nilai mulai dari 75 ke atas maka lulus.

Sesuai dengan syarat yang digunakan, maka rumusnya
=IF(B3<75,”REMIDI”,”LULUS”)
Dan hasilnya

IF Majemuk
Syarat atau kondisi pada rumus ini adalah lebih dari dua, dimana hasil pertama, kedua, ketiga dan seterusnya akan sesuai dengan syarat tersebut, sedangkan syarat terakhir tidak sesuai dengan syaratnya.
Rumus: =IF(KONDISI,”NILAI BENAR1”, IF(KONDISI2,”NILAI BENAR2”,”NILAI SALAH”)
Dari contoh kasus di atas, disyaratkan apabila :
§  nilai <50, maka Gagal
§  nilai 50 sampai <75, maka Remidi
§  nilai >=75, maka Lulus
sehingga rumusnya menjadi
=IF(B3<50;”GAGAL”;IF(B3>=75;”REMIDI”;”LULUS”))
dan hasilnya